Ternatea

Ringkasan

Teh dan tisane sudah cukup dikenal di kalangan masyarakat khususnya di Indonesia dengan trend yang semakin meningkat. Didukung dengan produksi dalam negeri yang berkualitas. Dengan menawarkan bahan premium lokal dengan konsep tanpa minimal pemesanan serta ramah lingkungan, Ternatea hadir untuk menjadi penyedia bahan baku teh dan tisane yang berkualitas dan produk turunannya yang dipasarkan melalui online dan juga offline.

Kami mengajak anda untuk bergabung menjadi mitra dalam UMKM lokal untuk mengkampanyekan produk teh dan tisane berkualitas untuk masyarakat Indonesian yang lebih sehat dan menguntungkan.

Pada 2015, jumlah konsumsi teh Indonesia 84 juta kg dari total konsumsi teh dunia sebesar 4.944 juta kg. Selain itu juga tisane merupakan minuman pendamping yang cukup digemari dengan pilihan yang bervariasi dari dalam negeri seperti Rosella, Mawar, Bunga Telang, dan lainnya. Ternatea merupakan UMKM lokal dari Lampung yang menyediakan bahan baku tea dan tisane yang berkualitas serta produk turunannya. Produk yang ditawarkan ternatea yaitu minuman ready to drink dari bahan teh spesialti dengan menggunakan gula pengganti ekstrak daun stevia nol kalori, loose tea & tisane yang merupakan bahan baku dan dijual secara retail dan wholesale, serta hampers dan souvenir berisikan tea blend yang diracik langsung oleh owner Ternatea.

Keunggulan

1. Pembelian tanpa minimal pemesanan

2. Konsep penjualan yang ramah lingkungan

3. Teh & Tisane premium dengan kualitas terbaik * Pemesanan dapat melalui online dan offline

4. Owner berpengalaman di bidang specialty tea dan merupakan 1st Runner Up Tea Educator Indonesia

5. Faktor opportunity partner Ibu Rumah Tangga dan pengusaha kuliner yang menggunakan teh sebagai bahan dasar

6. Optimasi pemasaran melalui marketplace

Profile Industri

1. Konsumsi teh di Indonesia merupakan salah satu minuman pokok yang hampir selalu ada di tiap rumah tangga, dibuktikan dengan angka konsumsi teh rata-rata 700 gram per orang per tahun.

2. Konsumsi tisane seperti herbal rempah selama masa pandemi juga mengalami peningkatan diiringi meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat.

3. Kesadaran akan resiko yang ditimbulkan oleh gula pasir juga yang meningkat dan mengarahkan masyarakat menggunakan gula alternatif (contoh: stevia)

Profile Usaha

Diawali mengoptimalkan satu produk pada brand terdahulu (Memore) sebagai upaya beradaptasi pada kondisi pandemi covid-19, yaitu teh dan tisane. Ternatea hadir dengan membantu penjualan hasil panen petani bunga telang dan teh, serta tanggung jawab atas pekerja yang sudah membersamai sejak 2019. Aktivitas Ternatea berjalan pada April 2020 melalui media online dan pada Oktober 2020 aktif menjalankan pemasaran secara offline di kedai kecil dengan konsep kolaborasi tenant bersama Koma Space di Bandar Lampung.

Data per Oktober 2020 - 31 Januari 2021

Jumlah Transaksi : 250+ Transaksi

Nilai Transaksi : +- Rp. 27.500.000,-

Lokasi

Jl. Purnawirawan Raya No.56, Gedong Meneng,

Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35147

Product Owner

Rizkia Meutia Putri

Owner

Shella Permatasari

Manager Operasional


Prospektus

Download

Legal And Permit

  1. Checklist perizinan usaha (NIB, Ekspor, dll)
  2. Checklist perizinan produk (sertifikasi, standardisasi)
  3. Pemenuhan Perizinan

Know Yours

  1. Daya tarik investor
  2. Potensi bisnis
  3. Memahami medan
  4. Model bisnis
  5. Market tren ekosistem
  6. Success story

Your Costumers

  1. Citra produk
  2. Segmentasi pasar
  3. Harga produk
  4. Alat ukur
  5. TQM & 10X
  6. Strategi Go-To-Marke

Ready To Go

  1. Kesiapan pribadi
  2. Kesiapan bisnis
  3. Kesiapan Tim
  4. Rencana bisnis

Company Value

  1. Proyeksi keuangan
  2. Membangun struktur penawaran optimal

Pitching

  1. Data dan konten
  2. Time management
  3. Bahan presentasi
  4. Penyampaian materi
  5. Do’s & Don’ts

Like An Investors

  1. Investor yang tepat
  2. Struktur regulator
  3. Modal ventura/Angel office
  4. Jaringan hibah dan Akeselerator

The Soft Side

  1. Perjalanan bisnis
  2. Latihan
  3. Bahasa tubuh
  4. Dinamika tim
  5. Jaringan

Life After

  1. Mengelola investor
  2. Matrik dan pelaporan
  3. Tata Kelola
  4. Mengumpulkan dana dari Teman dan Keluarga

The Paperwork

  1. Term sheet
  2. Convertible inst.
  3. Shareholder agreement
  4. Common clauses
  5. Founders agreement
  6. Overseas holding company
  7. Business prospektus